Profil PPDH

Ma’had Tahfizh Darul Huffaz dideklarasikan pada tahun 1998 di Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kab Pesawaran Lampung diatas tanah seluas + 3 hektar. Setelah 5 tahun, komplek Darul Huffaz bertambah luas hingga mencapai + 9 hektar. Ma’had Tahfizh Darul Huffaz didirikan oleh KH. Nursalam Abdul Muthalib al-Hafiz dengan akte notaris .

Gagasan mendirikan Ma’had Tahfizh Darul Huffaz mulanya hanya untuk mendidik anak-anak sendiri yang berjumlah 7 orang untuk menjadi para penghafal Al-Quran. Namun melalui proses kreatif dalam berinteraksi dengan tokoh-tokoh masyarakat, masyarakat sekitar dan para donatur dari negeri jiran, Ma’had Tahfizh Darul Huffaz kini menjelma menjadi lembaga pendidikan untuk menghafal Al-Quran dan pendidikan umum. Ide dasar yang menjiwai pendiri Darul Huffaz adalah keinginan kuat untuk membuktikan kebenaran kalam Allah Swt. bahwa semua kita bisa menghafal Al-Quran, mampu menghafal Al-Quran serta keinginan kuat untuk menghilangkan phobia terhadap penghafal Al-Quran.

Awal berdirinya pondok pesantren  hanya terdiri dari beberapa orang santri dan beberapa orang ustadz/ustazah dan seluruh santri dibebaskan dari biaya pemondokan (gratis). Pondok pesantren darul huffaz menitikberatkan kepada program hafalan Al-Quran dengan persentase dari waktu efektif santri yaitu 85% waktu untuk program tahfiz dan 15% untuk program pendidikan umum.

Dari tahun ke tahun keadaan pondok pesantren Darul Huffaz terus berkembang yang berawal dari suatu program pendidikan umum non formal yaitu wajib belajar pendidikan dasar (wajardikdas) yang dimulai pada tahun 2003 dengan tingkatan Ula, Wustha dan Ulya. Dalam program tersebut para santri diberi waktu untuk belajar umum hanya pada pelajaran yang diujikan saja. Pada tahun 2000 barulah pondok pesantren Darul Huffaz membuka program pendidikan formal yaitu Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah (MTs). Dalam program pendidikan formal ini alokasi waktu tidak merubah sistem pendidikan yang ada, hanya mengatur ulang jadwal kegiatan para santri.

Madrasah Tsanawiyah Darul Huffaz merupakan pengembangan pendidikan dari Pondok Pesantren Darul Huffaz yang di diselenggarakan oleh YPDHL, MTs Darul Huffaz didirikan guna memenuhi permohonan masyarakat dan juga merupakan cita-cita pendiri dalam memberikan fasilitas pendidikan formal yang berbasis pesantren, beliau adalah KH Nursalam Abdul Muthallib Al-hafiz yang bertempat di Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

Syukur Alhamdulillah dengan jerih payah para pendiri, pada tahun 2000 MTs Darul Huffaz resmi berdiri. MTs Darul Huffaz sampai sekarang telah mengalami beberapa kemajuan dalam beberapa aspek, tetapi masih banyak persoalan dan tantangan yang perlu segera disikapi. Seiring dengan berlakunya PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan MTs Darul Huffaz mulai mengadakan beberapa pengembangan terutama untuk kebutuhan sarana dan prasarana.

Dalam rangka memenuhi peraturan perundangan yang berlaku, dan dalam rangka memenuhi akuntabilitas publik, MTs Darul Huffaz berusaha untuk menyusun Rencana Program dan Kegiatan selama 4 tahun dalam RKM sebagaimana tersebut dalam amanat Permendiknas No. 19 tahun 2007. RKM ini akan dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) pada setiap tahun berjalan.

Firman Allah Swt.:

 “Dan sungguh telah kami mudahkan Al-Quran untuk peringatan, maka adakah orang-orang yang mengambil peringatan?” 

Berdasarkan pemahaman ayat tersebut, melalui proses kreatif yang dilakukan oleh pendiri Ma’had Tahfizh Darul Huffaz yang meng-integrasikan antara pendidikan Al-Quran dan pendidikan umum, Darul Huffaz telah banyak melahirkan para Huffaz Al-Quran (penghafal Al-Quran) yang menyebar di berbagai daerah dan mampu melanjutkan pendidikan baik didalam maupun diluar negeri.

Setelah seperempat perjalanan Darul Huffaz yang berorientasi pada pendidikan mempelajari dan menghafal Al-Quran, kini Darul Huffaz telah mengembangkan pendidikannya dengan membuka pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Integrasi pendidikan umum dengan Al-Quran adalah salah satu tujuan utama lahirnya tiga jenjang pendidikan umum tersebut. Lahirnya generasi yang mampu meng-implementasikan nilai-nilai Al-Quran dalam setiap gerak kerja dengan mengacu pada nilai-nilai profesionalisme dalam Al-Quran adalah tujuan lain dari adanya integrasi pendidikan tahfizh Al-Quran dan pendidikan umum di Darul Huffaz.